Cari Disini

Loading...

Cara Cetak Foto Menggunakan CorelDraw

Cara Cetak Foto Menggunakan CorelDraw | Berbicara masalah Hand Phone, kalau dulu memang benar untuk mendapatkan HP berkamera saja pasti mahal harganya. Namun saat ini tidak, coba saja kita sebut daftar semua merk HP Murah Berkualitas dari mulai Acer, Advan, Alcatel, Apple, Asus, BlackBerry, EverCross, Himax, HTC, Huawei, Lenovo, LG, Meizu, Microsoft, Mito, Motorola, Nexian, Nokia, OnePlus, Oppo, Polytron, Samsung, Smartfren, Sony, Wiko, Xiamoi sampai ZTE hampir semua merk tersebut menyediakan dari harga HP termurah sampai termahal dan lagi semua merk tersebut memiliki fitur kamera dengan kualitas baik. Dengan hadirnya fitur tersebut membuat banyak orang melirik untuk memilih bisnis cetak photo, bagaimana tidak ? Kalau dulu sih kayaknya mikir-mikir dulu kalau harus buka usaha cetak foto, karena kita tau berapa harga kamera digital saat itu. Namun dengan maraknya HP saat ini telah membuat sebagian orang untuk membuka bisnis yang satu ini, yaitu bisnis cetak foto.

Yang menjadi pertanyaannya adalah : Adakah software khusus untuk mencetak photo secara instant ? jawabannya memang ada. Namun daripada harus bingung googling nama software terbaiknya apa, belum lagi mencari tutorialnya, lebih baik kita pakai saja CorelDraw. Karena dalam blog ini akan kita bahas bersama bagaimana cara melakukannya. 

Oke, kita langsung saja Sob : 
  1. Buka program Corel Draw, versi berapa pun itu.
  2. Rubah satuan ukuran dari Inches menjadi Centimeters, kemudian aktifkan Rectangle Tool dengan menekan F6 pada keyboard sobat.
  3. Klik pada area yang kosong kemudian drag, (untuk sementara ini dalam pembuatan kotak yang di drag berukuran bebas)
  4. Setelah itu, baru kita menentukan ukuran kotak tersebut pada besarnya photo yang akan kita cetak, sebagai contoh kali ini saya akan mencetak photo dengan ukuran 3x4 cm. Itu artinya, kotak yang kita buat tadi juga harus berukuran 3x4 cm
  5. Tekan Ctrl I (perintah tersebut adalah untuk meng-import / menyisipkan photo yang akan kita cetak), lalu cari lokasi foto yang akan kita cetak kemudian klik import
  6. Selanjutnya drag foto tersebut (untuk ukuran bebas).
  7. Jangan klik atau tekan tombol apapun, biarkan photo tersebut terseleksi. Simpan photo tersebut di bawah objek kotak yang sudah kita buat tadi dengan menekan Shift + PageDown  
  8. Pada point ini menunjukkan posisi foto sudah benar (dibawah kotak) 
  9. Jika dirasa pada saat menyisipkan foto terlalu besar, perkecillah foto tersebut sesuai kebutuhan.
  10. Pada point ini menunjukkan posisi foto sudah tepat. 
  11. Sedangkan sisa photo yang ada di luar kotak, dapat kita potong foto tersebut dengan menggunakan Intersect. Caranya : Klik kotak tersebut kemudian tahan tombol Shift (jangan dilepas) dilanjutkan dengan klik foto tersebut (sekarang lepas tombol shift, kemudian dilanjutkan dengan menekan icon Intersect sebagaimana tampak pada gambar nomor 1. Klik kelebihan foto tersebut kemudian buang dengan menekan tombol Delete.
  12. Selesai sudah, mungkin pada saat mempraktekkannya akan memakan waktu sekitar 30 menit, namun jika sudah hafal di luar kepala langkah-langkah tersebut di atas akan selesai kurang dari 1 menit. DIJAMIN !!! Sedangkan untuk memperbanyak foto tersebut kita dapat menggunakan fungsi Tool Transpormation Position dengan mengklik Apply to Duplicate. Bagi Sobat yang belum mengetahui bagaimana cara memperbanyak/menduplikat foto/objek, silahkan klik disini.
Untuk mempermudah Sobat dalam mempraktekkannya, berikut saya lampirkan langkah-langkahnya lengkap dengan gambar. Adapun untuk penjelasan dari nomor yang tertera pada gambar, perhatian uraian yang telah disebutkan di atas.
cara cetak foto menggunakan corel draw, http://tutoriallengkapcoreldraw.blogspot.com/
Setelah proses edit di atas dilakukan mungkin akan timbul pertanyaan : "Baiknya menggunakan printer apa untuk mencetak foto tersebut ? Karena mungkin Sobat tidak tau Harga Printer termurah namun mampu menghasilkan kualitas cetak yang prima. Sekedar bocoran saja, disini saya menggunakan printer Epson L110, yang Alhamdulillah kualitas Catridge tetap prima walau sudah mencetak kurang lebih 30.000 lembar. Dan lagi printer tersebut tergolong murah meriah, bukan murah meriang. Hehehe....

Demikian tutorial corel draw kali ini, Selamat mencoba, semoga bermanfaat ...

Simak juga : Mengenal F1-F12 pada CorelDraw

Cara Menyeimbangkan Tebal Garis Mengikuti Ukuran Objek

Cara Menyeimbangkan Tebal Garis Mengikuti Ukuran Objek | Sumpah, baru kali ini dalam pembuatan coreldraw tutorial saya mengalami sedikit masalah dalam pembuatan judulnya :D Maklum posisi saya disini bukan ahli bahasa. Ya sudahlah .... Daripada bingung ngomongin masalah judul, ada baiknya Sobat semua simak saja postingan kali ini. 

Dalam mengerjakan sesuatu pada program CorelDraw, banyak sekali perbedaan langkah demi langkah dalam pengerjaannya. Ada yang  fokus dulu pada gambar, setelah itu baru menentukan ukuran. Ada juga yang menentukan dulu ukuran, setelah itu proses gambar baru dikerjakan. Mungkin Sobat semua bertanya "Saya termasuk yang mana ?" kalau dulu, saya fokus dulu pada menentukan ukuran baru proses gambar dimulai. Namun tidak kali ini, mau yang mana kek dimulainya itu bukanlah masalah. Karena sekarang saya sudah kenal dengan namanya Scale With Image. Coba perhatikan gambar di bawah ini Sob : 

outsider, scale with image, http://tutoriallengkapcoreldraw.blogspot.com/

Jika Scale With Image-nya tidak diaktifkan, maka saat ukuran gambar tersebut diperkecil ketebalan garis akan tetap seperti aslinya (tidak proporsional). Lantas bagaimanakan caranya mengaktifkan Scale With Image tersebut supaya ketebalan garis menjadi proporsional ?

http://tutoriallengkapcoreldraw.blogspot.com/
  1. Pastikan Sobat semua sudah menyeleksi semua objek yang ada outline-nya.
  2. Tekan F12 dari keyboard Sobat
  3. Klik pada bagian kotak kecil Scale with Image untuk memberi tanda centang
  4. Klik OK 
Coba praktekkan sendiri, kemudian rubah ukuran gambar Sobat (baik diperkecil maupun diperbesar). Jika langkah di atas sudah dilakukan dengan benar, maka dengan sendirinya setiap outline yang kita buat akan mengikuti ukuran objek aslinya atau bahasa kerennya proporsional. 

Sebagai bahan perbandingan tentang diberi dan tidaknya efek Scale With Image tersebut. Berikut ini saya lampirkan contoh buat Sobat semua

tutorial corel draw, http://tutoriallengkapcoreldraw.blogspot.com/

Demikian tutorial corel draw kali ini, Selamat mencoba, semoga bermanfaat ... 
Bagi sobat yang belum tau bagaimana cara membuat outline pada objek atau teks, silahkan klik link berikut ini : Cara Membuat Outline

Cara Menggambar Sandal

Cara Menggambar Sandal | Hanya sebagai catatan saja, disini saya tidak akan berbicara mengenai harga sandal, tapi bagaimana cara membuat gambar sandal dalam bentuk vector ? Oke Sobat, kita mulai saja.
Acap kali kita melihat sesuatu yang gambarnya bagus, tentu yang pertama kali muncul dalam pikiran kita adalah "pasti membuatnya susah". Padahal menurut saya pribadi itu belum tentu, sebagai contoh kita perhatikan gambar di bawah ini.

tutorial corel draw, http://tutoriallengkapcoreldraw.blogspot.com/

Adapun untuk menghindari rasa bingung karena tidak tau harus mulai darimana kita menggambar adalah tetap fokus pada salah satu objek di atas, bagian mana saja. Terserah sobat ! 

Sebagai contoh kali ini saya fokus pada tatak alas kaki, kemudian teliti kira-kira tool apa saja yang dipakai dalam pengerjaan alas kaki tersebut. Setelah ketemu fungsi tool yang digunakan, mulai saja menggambar dan biarkan objek yang lain ntar belakangan dikerjainnya. Setelah beres proses gambar pada objek pertama, baru kita melangkah pada objek yang lain. Dengan begitu maka tak terasa objek demi objek sudah kita kerjakan, pada akhirnya Sobat akan sadar sendiri bahwa gambar yang disangka susah, ternyata setelah dikerjain gampang juga. 

Jika kita perhatikan gambar di atas, tool yang digunakan cuma 3. Diantaranya adalah : Freehand Tool (F5), Shape Tool (F10), Outline Pen (F12). Untuk lebih jelasnya perhatikan gambar berikut ini :

tutorial corel draw, http://tutoriallengkapcoreldraw.blogspot.com/

Untuk membuat gambar sandal tersebut terlihat nyata, berilah warna abu muda dan tua pada objek tertentu, kemudian gunakan sedikit effect dengan menggunakan Fountain Fill (F11). Cukup mudah bukan ? 

Masih ada yang berani bilang CorelDraw susah ?! Setelah kita tau caranya, rasanya perlu mikir berkali-kali untuk membuat pernyataan di atas. :) Sebelum saya tutup postingan kali ini, tutorial corel draw di atas dapat dilakukan pada CorelDraw semua versi.

Demikian tutorial corel draw kali ini, Selamat mencoba & Jangan menyerah !!!  

Baca juga : Berkreasi dengan Polygon Tool

Leave data on clipboard for other applications

Leave data on clipboard for other applications | Apa yang harus dilakukan jika kita bertemu dengan kotak dialog pada CorelDraw yang bertuliskan Leave data on clipboard for other applications seperti yang terdapat pada gambar 1 dibawah ini ? Oke, sebelum kita bahas lebih jauh mungkin ada baiknya jika kita cari tau dulu "Apa penyebab munculnya kotak dialog tersebut ?" Jawabannya sederhana sekali, hal itu terjadi karena kita sudah melakukan proses Copy suatu objek atau teks pada area graphic, baik dari data yang sudah ada ataupun dari data yang baru saja kita buat. Sedangkan cara menampilkan objek atau teks yang dicopy, cukup menekan Ctrl V (Paste), Oke Sobat ... Untuk lebih jelasnya silahkan simak penjelasan di bawah ini.

cara mengatasi leave data on clipboard for other application pada coreldraw
 (Gambar 1) 
  • Silahkan buka program CorelDraw Sobat (versi berapa pun itu)
  • Buka data CorelDraw yang pernah dibuat atau jika belum punya data buatlah object atau teks, kemudian copy (tekan Ctrl C). Kemudian Close lembar graphic tersebut (klik File - Close), namun bagi Sobat yang mengcopy object atau teks bukan dari data yang pernah dibuat, sebelum Kotak Dialog di atas muncul akan muncul konfirmasi apakah akan di save atau tidak objek/teks yang kita buat tadi. Jika akan disimpan klik YES, namun jika tidak akan disimpan klik NO.  
cara mengatasi leave data on clipboard for other application pada coreldraw
(Gambar 2) 

(Sebagai contoh, kali ini saya klik NO). Setelah kita klik NO, maka akan muncul Kotak Dialog seperti gambar 1 di atas. Coba tetap fokus pada Gambar 1 di atas, jika kita klik Yes maka data yang kita copy tadi akan tersimpan di Clipboard. Artinya pada saat kita membuat graphic baru kita dapat langsung melakukan Paste pada graphic baru tersebut tanpa harus melakukan proses SAVE (Paste adalah sebuah perintah untuk menampilkan suatu objek atau teks yang kita Copy), sedangkan jika kita klik NO, maka object atau teks yang kita Copy tadi tidak akan dapat di Paste di Graphic Baru, karena apa yang kita Copy tidak tersimpan dalam memory Clipboard. Untuk lebih jelasnya, perhatikan gambar di bawah ini :

cara mengatasi leave data on clipboard for other application pada coreldraw
(Gambar 3)

Pada gambar di atas, jika kita klik Yes, maka Icon Paste akan aktif (dapat di-klik) itu berarti proses Paste dapat dilakukan pada semua program yang dikehendaki. Namun jika kita klik No, maka Icon Paste tidak dapat dilakukan (karena Icon tersebut tidak aktif).
Demikian tutorial corel draw kali ini, Selamat mencoba, semoga bermanfaat ...

Baca juga Cara Menyimpan File pada CorelDraw


http://tutoriallengkapcoreldraw.blogspot.com/

Mengenal Fungsi Blend pada Toolbar CorelDraw

Mengenal Fungsi Blend pada Toolbar CorelDraw - Jika kita lihat dari artinya, kata "Blend" berarti campuran. Namun jika dipraktekkan dalam program CorelDraw akan mempunyai banyak arti dan fungsinya, seperti apa yang akan kita bahas pada postingan kali ini. Adapun Interactive Blend Tool ini seringkali digunakan pada saat kita sedang membuat rantai, tambang, padi, kapas, garis berjajar pada nota dan lain-lain. 

http://tutoriallengkapcoreldraw.blogspot.com

Sebelum kita bahas lebih jauh, mungkin ada baiknya kalau kita praktekkan terlebih dahulu dari hal yang termudah, kali ini kita akan membuat garis berjajar seperti yang sering kita lihat pada nota atau buku tulis. Sedangkan langkah awal untuk melakukan hal tersebut adalah sebagai berikut : 
  1. Tekan F5 pada keyboard Sobat, kemudian klik pada area Graphic yang kosong. (Pada saat klik pertama dilakukan, tekan kemudian tahan tombol Ctrl). Selanjutnya geser mouse Sobat ke sebelah kanan kemudian lakukan klik yang kedua untuk mengakhiri pembuata garis tersebut. (Pada saat kita menekan tombol Ctrl, maksudnya biar garis yang kita buat benar-benar lurus. Coba saja bandingkan dengan tidak menekan tombol Ctrl, maka garis tidak akan menjadi lurus seperti yang kita harapkan).
  2. Duplikat garis tersebut dengan cara menekan tombol Ctrl D, kemudian simpan ke bagian bawah sesuai kebutuhan.
  3. Seleksi kedua objek tersebut dengan cara klik pada garis pertama yang dibuat, selanjutnya tekan kemudian tahan tombol Shift lalu klik garis kedua dari hasil duplikat. (Pastikan pada saat menekan tomboh Shift, tombol tersebut jangan dilepas selama garis kedua belum terseleksi) 
  4. Pada menu bagian atas, klik Effect kemudian Blend.
  5. Setelah muncul menu Blend, isikan angka pada Number of Steps sebanyak yang kita butuhkan, misalkan kita mengisikan angka 2 kemudian klik Apply. Jika kita mengisikan angka 2 pada kolom tersebut maka perubahan yang akan terjadi dari garis yang kita buat tadi adalah menjadi 3 baris, dengan jumlah garis 4. Artinya, jika kita menghendaki jumlah baris 10, maka isikan angka 9 pada kolom Number of Steps.
  Untuk lebih mudah dalam mempraktekkan keterangan di atas, perhatikan gambar berikut ini:

Mengenal Fungsi Blend pada Toolbar CorelDraw, http://tutoriallengkapcoreldraw.blogspot.com

Sebagai tambahan saja, jika kita memberikan salah satu warna yang berbeda (misal : garis atas berwarna hitam, garis bagian bawah berwarna merah), kemudian isikan Number of Step dengan 30 maka hasilnya akan ... ... praktekkan saja sendiri, he he he ... 

Adapun cara membuat tambang, rantai pada CorelDraw akan kita bahas pada postingan berikutnya. Selamat mencoba langkah di atas, semoga bermanfaat.

http://tutoriallengkapcoreldraw.blogspot.com/

Cara Memodifikasi Huruf di CorelDraw

Cara Memodifikasi Huruf di CorelDraw. Sebelum kita bahas postingan kali ini, mungkin ada baiknya kalau Sobat semua mengetahui kronologisnya, bagaimana saya sampai bisa membuat postingan dengan judul "Cara Memodifikasi Huruf di CorelDraw ?" Begini Sob ... Beberapa hari ke belakang, ada salah satu konsumen yang ingin dibikinkan huruf yang katanya buat merk sandal. Lantas saya pun bertanya kepada beliau, "Kira-kira konsepnya ingin seperti apa ?" sahutnya: "Yang jelas saya ingin jenis hurufnya gak terlihat kaku, sederhana namun terkesan unik dan yang pasti tidak ada satu orang pun yang mempunyai jenis huruf ini. Pokoknya beda dari yang lain lah, dan lagi huruf tersebut harus terlihat cocok baik untuk disandal pria maupun wanita". Mendengar permintaan yang begitu banyak dari beliau seperti itu, saya pun sempat kaget dan bingung "harus gimana neh ? sementara pekerjaan yang lain pun masih banyak yang belum beres !" Namun tak lama saya pun berfikir : "Ngapain juga mikir susah-susah mendesain huruf untuk merk itu ? mending modifikasi saja huruf yang ada. Dan kayaknya mantap nich kalau kasus yang saya alami ini dijadikan sebagai bahan posting pada blog saya",

Nah, atas dasar itulah saya menjadikannya sebagai judul postingan kali ini Sob. Hehehe... Kita langsung saja ke materi;

  1. Rubah satuan ukuran dari "INCHIES" menjadi "MILIMETERS"
  2. Tekan F8 pada keyboard sobat, maksudnya untuk mengaktifkan Text Tool
  3. Klik di area grafik yang kosong
  4. Setelah muncul kursor berkedip, ketikkan merk yang akan dibuat. Sebagai contoh, kali ini saya menjadikan CETER sebagai merk yang akan digunakan untuk sandal.
  5. Tekan tombol Ctrl Q, kemudian buatlah objek sebagai bahan tambahan lalu perbanyak objek tersebut pada semua huruf. 
  6. Zoom pada daerah yang akan dimodif. Selanjutnya tekan F10 kemudian klik point (titik) yang tidak diperlukan, kemudian delete.
  7. Jika ternyata ingin membuat pada point (titik) pada garis tertentu, klik 2x pada garis yang akan dijadikan sebagai batas untuk delete.
  8. Setelah membuang semua titik yang tidak diperlukan, langkah selanjutnya adalah klik pick tool (tanda panah, pada menu sebelah kiri) kemudian pilih semua objek yang ada, atau dengan menekan Ctrl A.
  9. Selanjutnya klik
  10. Untuk lebih lengkapnya, perhatikan kemudian praktekkan satu persatu sebagaimana tampak pada gambar di bawah ini :

http://tutoriallengkapcoreldraw.blogspot.com
Kalau sudah begitu menurut saya akan banyak orang yang menyangka bahwa huruf tersebut adalah asli dan bukan hasil modifikasi.
Selamat mencoba, semoga bermanfaat

Adapun untuk tips lain mengenai cara merubah Font dari bentuk baku ke bentuk lain bisa Sobat simak pada postingan ini : Mengenal Interactive Envelope Tool pada CorelDraw

Mengenal Distortion Tool pada CorelDraw

Mengenal Distortion Tool pada CorelDraw. Saya akui untuk tool yang satu ini memang jarang digunakan, dan itu betul Sob ! Tapi walau begitu bukan berarti kita harus mengabaikan akan fungsinya. Dan bisa dikatakan salah besar jika kita mengabaikannya, karena bagaimana pun ada kemungkinan jika suatu hari nanti kita akan butuh tool yang satu ini. Oke Sob kita langsung saja, adapun fungsi Distortion Tool adalah untuk menghancurkan atau bisa juga diartikan untuk mengenyampingkan suatu objek atau teks yang kita buat dari bentuk aslinya. Dan berikut ini saya lampirkan contoh & motifnya.

http://tutoriallengkapcoreldraw.blogspot.com/

Pada nomor 1 itu menggambarkan objek pertama yang Sobat buat, kemudian pada nomor ke 2 itu menggambarkan proses Distrostion dan pada gambar ke 3 menggambarkan effect yang dihasilkan dari menggunakan Tool Distortion tersebut. Sebagaimana telah diuraikan di atas, bahwa penggunaan Tool Distortion ini dapat digunakan bukan hanya pada objek saja, tapi pada teks juga bisa dilakukan. Coba perhatikan Sob ... Pada gambar di atas (yang dilingkar merah) terdapat fungsi Push and Pull Distortion, itu berarti untuk memberikan effect dorong dan tarik, sedangkan pada pilihan disampingnya terdapat fungsi Zipper yang berarti Ritsleting (kayaknya lebih enak kalau diartikan sebagai zig-zag, itu menurut saya lho Sob) dan pada pilihan yang satunya lagi terdapat fungsi Twister yang berarti untuk memberikan effect angin puyuh. O iya Sob, untuk hasil dari menggunakan effek Push and Pull Distortion sudah saya lampirkan contohnya di atas, sedangkan untuk efek Zipper (zig-zag) kayaknya tidak perlu diperlihatkan bagaimana gambarannya karena saya yakin Sobat sendiri sudah tahu bagaimana bentuk Zig-zag dan cara melakukannya. Nah untuk effek yang dihasilkan dengan menggunakan Twister berikut saya lampirkan hasil dan langkah-langkahnya.

mengenal distortion tool pada coreldraw, http://tutoriallengkapcoreldraw.blogspot.com/

Coba sobat perhatikan gambar di atas, pada nomor 1 adalah objek asli yang Sobat buat, pada nomor 2 adalah proses pembentukan effect Twister, adapun langkahnya ; letakkan kursor di tengah lingkaran dan agak menyamping ke sebelah kanan sebagaimana pada contoh gambar di atas, kemudian tarik sambil di drag dengan putaran melawan arah jarum jam. Adapun putarannya lakukan sesuai kebutuhan hingga membentuk seperti gambar di atas (nomor 3). Dalam mempraktekkan bagian ini, mungkin bentuk yang sobat praktekkan dengan contoh di atas tidak akan sama dan itu adalah sesuatu hal yang wajar. Namun paling tidak disini Sobat sudah tahu apa fungsi dari Distortion Tool ini.

Sedangkan untuk mempraktekkan dalam bentuk teks, silahkan Sobat buat teks tersebut dengan cara menekan Tool Text pada Toolbox atau dengan cara menekan F8 pada keyboard Sobat, kemudian klik pada area Graphic yang kosong. Misalkan huruf A dengan motif huruf bebas, kemudian praktekkan langkah ketiga di atas. Lihatlah perubahan yang terjadi, maka huruf A yang tadinya baku sekarang menjadi berubah bentuk menjadi tidak karuan.

Setelah dijelaskan fungsi dari Tool Distortion ini mungkin Sobat juga bertanya, lantas buat apaan ini Tool Distortion kalau sekedar untuk mengacak-acak bentuk aslinya ? Kayaknya disini saya tidak perlu menjelaskannya, karena saya yakin suatu saat nanti Sobat sendiri akan membutuhkannya.

Selamat mencoba, semoga bermanfaat ...
Baca juga : Mengenal Fungsi Fountain Fill

Mengenal Fungsi Drop Shadow pada Corel Draw

Mengenal Fungsi Drop Shadow pada Corel Draw. CorelDraw adalah satu-satunya program publishing terpopuler yang dapat memenuhi semua kebutuhan kita dalam mendesain sesuatu baik itu untuk media promosi ataupun yang lainnya. Bagaimana tidak, coba saja kita bandingkan dengan program selain CorelDraw yang hanya dapat melakukan beberapa langkah mudah saja, walau dalam program tersebut ada fasilitas dalam membuat suatu gambar, namun itu tidak seluas CorelDraw. Bahkan anak SD pun sudah mulai mempelajarinya, mungkin Sobat sendiri tau program apa saja yang saya maksud. 

Sekedar pengetahuan saja buat kita semua, baru-baru ini saya menyadari betapa dahsyatnya program CorelDraw. Mengapa demikian ? Berikut ini akan saya paparkan apa saja yang dapat dilakukan oleh program CorelDraw tersebut, diantaranya adalah :

  • Mampu menghapus background photo hanya dengan beberapa langkah mudah saja, dengan catatan background tersebut tidak berwarna-warni.
  • Mampu merubah format default (cdr) ke format lainnya, seperti : bmp, jpg, wmf dll. Untuk melakukannya cukup dengan di-export atau dengan menekan Ctrl E pada keyboard.
  • Mampu membaca lebih dari satu extention, diantaranya adalah : EPS, JPG, CMX, PDF dll. Untuk melakukannya tinggal menggunakan fasilitas import, atau dengan menekan Ctrl I pada keyboard.
  • Support dengan program yang lain, setahu saya adalah dengan program wilcom embroidery dari versi 7 ke atas, Wilcom Deco Studio (sebuah program embroidery computer keluaran Corel) kemudian mesin laser yang digunakan untuk memotong berbagai media seperti imitasi, kulit, acrilic, yang terakhir adalah mesin cutting sticker.
  • Mampu memberikan effect 3D layaknya program pengolah photo.
  • dan masih banyak lagi.  
Cukup banyak bukan ? Dan karena kelebihan itulah, saya berani bilang : "Tidak ada program yang sesempurna ini". Percaya atau tidak dalam 24 jam saya bisa menghabiskan waktu bersama dengan program ini sampai 17 jam bahkan lebih ! sampai-sampai istri saya cemburu sama CorelDraw. Lucu bukan ?

Baiklah Sob ... kita kembali pada fungsi Toolbox CorelDraw, kali ini kita akan membahas Drop Shadow.  Adapun tool yang satu ini berfungsi untuk membuat effect bayangan pada suatu objek atau teks yang kita buat, yang kebanyakan effect ini digunakan untuk mendesain suatu media promosi. Baik itu berupa spanduk, brosur atau yang lainnya. Sebagai contoh perhatikan gambar berikut ini :


Fungsi Drop Shadow pada Corel Draw, www.tutoriallengkapcoreldraw.blogspot.com

Untuk melakukannya, ikuti langkah-langkah berikut ini :
  1. Buatlah teks dengan menggunakan Text Tool atau dengan menekan F8 pada keyboard. Kemudian ketikkan : CONTOH, atau apapun itu terserah Sobat.
  2. Aktifkan menu toolbox Drop Shadow
  3. Untuk hasil seperti nomor 1, letakkan posisi cursor di tengah teks, kemudian tarik ke samping bawah. Untuk hasil seperti nomor 2, letakkan posisi cursor di bawah teks, kemudian tarik ke tengah teks. Untuk hasil seperti nomor 3, letakkan posisi cursor di tengah teks, kemudian geser ke kanan. Selanjutnya, pada menu Feathering Direction rubah posisinya menjadi outside. Untuk lebih jelasnya perhatikan gambar berikut
Selamat mencoba, semoga bermanfaat ...

Baca juga : Cara duplikat objek dengan jarak tertentu