Mengenal Distortion Tool pada CorelDraw

Saya akui untuk tool yang satu ini memang jarang digunakan, dan itu betul Sob ! Tapi walau begitu bukan berarti kita harus mengabaikan akan fungsinya. Dan bisa dikatakan salah besar jika kita mengabaikannya, karena bagaimana pun ada kemungkinan jika suatu hari nanti kita akan butuh tool yang satu ini. Oke Sob kita langsung saja, adapun fungsi Distortion Tool adalah untuk menghancurkan atau bisa juga diartikan untuk mengenyampingkan suatu objek atau teks yang kita buat dari bentuk aslinya. Dan berikut ini saya lampirkan contoh & motifnya.


Pada nomor 1 itu menggambarkan objek pertama yang Sobat buat, kemudian pada nomor ke 2 itu menggambarkan proses Distrostion dan pada gambar ke 3 menggambarkan effect yang dihasilkan dari menggunakan Tool Distortion tersebut. Sebagaimana telah diuraikan di atas, bahwa penggunaan Tool Distortion ini dapat digunakan bukan hanya pada objek saja, tapi pada teks juga bisa dilakukan. Coba perhatikan Sob ... Pada gambar di atas (yang dilingkar merah) terdapat fungsi Push and Pull Distortion, itu berarti untuk memberikan effect dorong dan tarik, sedangkan pada pilihan disampingnya terdapat fungsi Zipper yang berarti Ritsleting (kayaknya lebih enak kalau diartikan sebagai zig-zag, itu menurut saya lho Sob) dan pada pilihan yang satunya lagi terdapat fungsi Twister yang berarti untuk memberikan effect angin puyuh. O iya Sob, untuk hasil dari menggunakan effek Push and Pull Distortion sudah saya lampirkan contohnya di atas, sedangkan untuk efek Zipper (zig-zag) kayaknya tidak perlu diperlihatkan bagaimana gambarannya karena saya yakin Sobat sendiri sudah tahu bagaimana bentuk Zig-zag dan cara melakukannya. Nah untuk effek yang dihasilkan dengan menggunakan Twister berikut saya lampirkan hasil dan langkah-langkahnya.


Coba sobat perhatikan gambar di atas, pada nomor 1 adalah objek asli yang Sobat buat, pada nomor 2 adalah proses pembentukan effect Twister, adapun langkahnya ; letakkan kursor di tengah lingkaran dan agak menyamping ke sebelah kanan sebagaimana pada contoh gambar di atas, kemudian tarik sambil di drag dengan putaran melawan arah jarum jam. Adapun putarannya lakukan sesuai kebutuhan hingga membentuk seperti gambar di atas (nomor 3). Dalam mempraktekkan bagian ini, mungkin bentuk yang sobat praktekkan dengan contoh di atas tidak akan sama dan itu adalah sesuatu hal yang wajar. Namun paling tidak disini Sobat sudah tahu apa fungsi dari Distortion Tool ini.

Sedangkan untuk mempraktekkan dalam bentuk teks, silahkan Sobat buat teks tersebut dengan cara menekan Tool Text pada Toolbox atau dengan cara menekan F8 pada keyboard Sobat, kemudian klik pada area Graphic yang kosong. Misalkan huruf A dengan motif huruf bebas, kemudian praktekkan langkah ketiga di atas. Lihatlah perubahan yang terjadi, maka huruf A yang tadinya baku sekarang menjadi berubah bentuk menjadi tidak karuan.

Setelah dijelaskan fungsi dari Tool Distortion ini mungkin Sobat juga bertanya, lantas buat apaan ini Tool Distortion kalau sekedar untuk mengacak-acak bentuk aslinya ? Kayaknya disini saya tidak perlu menjelaskannya, karena saya yakin suatu saat nanti Sobat sendiri akan membutuhkannya.

Selamat mencoba, semoga bermanfaat ...

Vector Basmallah

Syarat mutlak seorang Graphic Designer adalah mempunyai banyak koleksi gambar, bukan hanya berbasis bitmap tapi juga vector. Untuk itu saya persembahkan file vector Basmallah bagian 1 sampai 6 pada Sobat semua yang ingin menambah koleksinya di komputer Sobat.

Namun sebelum itu, disini akan saya jelaskan mengapa koleksi gambar menjadi syarat mutlak bagi seorang Desainer Grafis ? Jawabannya tak lain karena ini sangat menentukan besar kecilnya penghasilan kita, coba saja Sobat bayangkan jika kita hanya memiliki sedikit koleksi tersebut. Pas lagi ada konsumen datang bawa gambar tengkorak buat desain kaos, kita hanya bisa menggeleng-gelengkan kepala sambil berkata "Waduh Pak maaf, kebetulan gambarnya tidak ada paling untuk pekerjaan ini ditangguhkan". He..he... Iya kalau pas kerjaan si Bapak itu santai, gimana kalau lagi terburu-buru ?! Sebut saja untuk harga desain tersebut Rp. 40.000, sungguh sangat disayangkan yang tadinya uang tersebut sudah nampak didepan mata, kini lenyap sudah. Itu juga kalau yang datangnya 1 orang, gimana kalau 5 orang ? berarti sudah Rp. 200.000,- uang yang bakal lenyap di kantong kita.

Untuk menghindari hal itu, blog ini sengaja saya sajikan untuk Sobat semua yang ingin menambah koleksi gambarnya di kompi Sobat. Walau tidak sebanyak yang diharapkan, namun paling tidak gambar yang akan dishare di blog ini adalah gambar yang umum digunakan. Oke Sobat, kita kembali ke materi... Vector pertama yang akan share disini adalah vector basmallah yang lazim digunakan pada desain Undangan, Sertifikat dan lain-lain.

Berikut ini adalah preview dari vector basmallah bagian 1 sampai dengan 6, sedangkan untuk memperbesar tampilan klik pada salahsatu gambar di bawah ini. Mengingat ukuran file lumayan besar, untuk itu vector basmallah ini saya bagi menjadi beberapa bagian. Untuk mendapatkan vector bagian 1 dan 2 silahkan klik disini untuk vector basmallah bagian 3 dan 4 silahkan klik disini. dan  yang terakhir silahkan klik disini untuk mendapatkan vector basmallah bagian 5 dan 6

basmallah vector CDR, www.tutoriallengkapcoreldraw.blogspot.com
Tanpa bermaksud merendahkan Sobat sekalian, jika ternyata dalam membuka file tersebut mengalami kesulitan mohon tinggalkan komentar pada kotak yang sudah disediakan.

Semoga bermanfaat

Mengenal Fungsi Drop Shadow pada Corel Draw

CorelDraw adalah satu-satunya program publishing terpopuler yang dapat memenuhi semua kebutuhan kita dalam mendesain sesuatu baik itu untuk media promosi ataupun yang lainnya. Bagaimana tidak, coba saja kita bandingkan dengan program selain CorelDraw yang hanya dapat melakukan beberapa langkah mudah saja, walau dalam program tersebut ada fasilitas dalam membuat suatu gambar, namun itu tidak seluas CorelDraw. Bahkan anak SD pun sudah mulai mempelajarinya, mungkin Sobat sendiri tau program apa saja yang saya maksud. 

Sekedar pengetahuan saja buat kita semua, baru-baru ini saya menyadari betapa dahsyatnya program CorelDraw. Mengapa demikian ? Berikut ini akan saya paparkan apa saja yang dapat dilakukan oleh program tersebut, diantaranya adalah :
  • Mampu menghapus background photo hanya dengan beberapa langkah mudah saja, dengan catatan background tersebut tidak berwarna-warni.
  • Mampu merubah format default (cdr) ke format lainnya, seperti : bmp, jpg, wmf dll. Untuk melakukannya cukup dengan di-export atau dengan menekan Ctrl E pada keyboard.
  • Mampu membaca lebih dari satu extention, diantaranya adalah : EPS, JPG, CMX, PDF dll. Untuk melakukannya tinggal menggunakan fasilitas import, atau dengan menekan Ctrl I pada keyboard.
  • Support dengan program yang lain, setahu saya adalah dengan program wilcom embroidery dari versi 7 ke atas, Wilcom Deco Studio (sebuah program embroidery computer keluaran Corel) kemudian mesin laser yang digunakan untuk memotong berbagai media seperti imitasi, kulit, acrilic, yang terakhir adalah mesin cutting sticker.
  • Mampu memberikan effect 3D layaknya program pengolah photo.
  • dan masih banyak lagi.  
Cukup banyak bukan ? Dan karena kelebihan itulah, saya berani bilang : "Tidak ada program yang sesempurna ini". Percaya atau tidak dalam 24 jam saya bisa menghabiskan waktu bersama dengan program ini sampai 17 jam bahkan lebih ! sampai-sampai istri saya cemburu sama CorelDraw. Lucu bukan ?

Baiklah Sob ... kita kembali pada fungsi Toolbox CorelDraw, kali ini kita akan membahas Drop Shadow.  Adapun tool yang satu ini berfungsi untuk membuat effect bayangan pada suatu objek atau teks yang kita buat, yang kebanyakan effect ini digunakan untuk mendesain suatu media promosi. Baik itu berupa spanduk, brosur atau yang lainnya. Sebagai contoh perhatikan gambar berikut ini :


Fungsi Drop Shadow pada Corel Draw, www.tutoriallengkapcoreldraw.blogspot.com

Untuk melakukannya, ikuti langkah-langkah berikut ini :
  1. Buatlah teks dengan menggunakan Text Tool atau dengan menekan F8 pada keyboard. Kemudian ketikkan : CONTOH, atau apapun itu terserah Sobat.
  2. Aktifkan menu toolbox Drop Shadow
  3. Untuk hasil seperti nomor 1, letakkan posisi cursor di tengah teks, kemudian tarik ke samping bawah. Untuk hasil seperti nomor 2, letakkan posisi cursor di bawah teks, kemudian tarik ke tengah teks. Untuk hasil seperti nomor 3, letakkan posisi cursor di tengah teks, kemudian geser ke kanan. Selanjutnya, pada menu Feathering Direction rubah posisinya menjadi outside. Untuk lebih jelasnya perhatikan gambar berikut
Selamat mencoba, semoga bermanfaat ...

Mengenal Interactive Envelope Tool pada CorelDraw


Mengenal Interactive Envelope Tool, www.tutoriallengkapcoreldraw.blogspot.com
Jadi ingat waktu dulu ... waktu pertama kali saya belum mengenal CorelDraw, di suatu tempat saya pernah melihat desain brosur yang kebetulan terdapat tulisan SAKSIKANLAH seperti gambar di atas, dalam hati saya bergumam : "Ini kira-kira pakai effect apa ?" yang pada waktu itu saya masih mengenal program pengolah kata saja (Word Star dan Office 97), dan saya pun menarik kesimpulan, bahwa effect di atas menggunakan fasilitas Word Art.

Walau pada kenyataannya kasus di atas tidak pernah Sobat alami, disini akan saya uraikan bagaimana melakukan effect tersebut jika dilakukan dengan program CorelDraw. Dan benar-benar menakjubkan, ternyata effect yang dihasilkan jauh lebih variatif dibandingkan dengan menggunakan fasilitas Word Art yang dikeluarkan oleh program pengolah kata.

Kita mulai saja, Effect Envelope ini berfungsi untuk merubah bentuk objek atau teks dari bentuk baku ke bentuk yang kita inginkan. Sedangkan effect yang satu ini sering digunakan dalam pembuatan spanduk, brosur, banner, pamplet dll. Lantas bagaimana cara membuat effect seperti contoh di atas ?

Lakukan langkah-langkah berikut ini :
  1. Buatlah teks dengan cara menekan F8 pada keyboard,
  2. Klik pada area kerja yang kosong, ketikkan : SAKSIKANLAH !!! atau apa pun itu, terserah Sobat. 
  3. Kemudian klik Pick Tool, dilanjutkan dengan menentukan jenis huruf yang cocok
  4. Setelah kita menentukan jenis huruf Klik Tool Envelope, perhatikan gambar di bawah ini : 
Mengenal Interactive Envelope Tool, www.tutoriallengkapcoreldraw.blogspot.com

Ikuti ke empat langkah di atas, jika sudah benar maka dengan sendirinya Sobat semua sudah tau "Apa fungsi Envelope yang terdapat pada Toolbox Corel Draw. Sedangkan untuk mengembalikan text/objek yang sudah diberi effect Envelope ini, klik menu Effect kemudian klik Clear Envelope.Jika dalam hal pembuatan effect ini sobat masih mengalami kesulitan, silahkan beri komentar pada kotak yang sudah disediakan.

Sekedar catatan saja, langkah tersebut di atas dapat dilakukan pada semua versi CorelDraw. Dari mulai versi 7 sampai dengan versi keluaran sekarang ini yaitu versi X6.

Selamat mencoba, semoga bermanfaat

Mengenal Fungsi Extrude pada CorelDraw

Adapun Fungsi Extrude pada Toolbox CorelDraw adalah untuk memberikan efek 3D pada objek atau teks yang kita buat. Sebagai contoh kali ini saya akan mencoba membuat "Meja Komputer Lesehan". Berikut langkah-langkahnya :
  • Buatlah persegi panjang dengan menggunakan Rectangle Tool atau dengan menekan tombol F6 pada keyboard Sobat, sampai membentuk gambar seperti dibawah ini : 
Mengenal Fungsi Extrude pada CorelDraw, www.tutoriallengkapcoreldraw.blogspot.com
  • Gabungkan semua objek yang telah dibuat dengan cara tekan Ctrl A (berfungsi untuk memilih semua objek yang ada secara otomatis), dilanjutkan dengan menekan Ctrl G (berfungsi untuk menggabungkan semua objek yang terpilih).
  • Klik Extrude Tool, kemudian letakkan pointer di tengah-tengah gambar. Jika posisi pointer sudah benar, maka akan tampak gambar panah kecil (yang dilingkar merah) sebagaimana tampak pada gambar di bawah ini :
  • Aktifkan Extrude Tool, kemudian lakukan drag ke samping kanan atas seperti ini
  Mengenal Fungsi Extrude pada CorelDraw, www.tutoriallengkapcoreldraw.blogspot.com 
  • Setelah itu klik menu Arrange - Break Extrude Group Apart atau tekan tombol Ctrl K
  • Klik kembali menu Arrange - Ungroup atau tekan tombol Ctrl U
  • Selanjutnya, klik Tool Pattern Fill
  • Setelah menu Pattern Fill terbuka klik pada bagian Bitmap, lalu pilih pattern fill dengan motif kayu
  • Kemudian klik OK
  • Hasil sementara dari proses yang telah kita lakukan akan tampak seperti gambar di bawah ini.
 Mengenal Fungsi Extrude pada CorelDraw, www.tutoriallengkapcoreldraw.blogspot.com

Selanjutnya, lakukan perubahan motif kayu pada bagian tertentu menjadi miring. Untuk melakukan hal tersebut, lakukan langkah-langkah di bawah ini :
  • Aktifkan Tool Interactive Fill, kemudian putar mengikuti objek yang kita buat
Mengenal Fungsi Extrude pada CorelDraw, www.tutoriallengkapcoreldraw.blogspot.com
  • Selanjutnya lakukan langkah di atas pada bagian yang diperlukan, sehingga dari perubahan itu akan tampak seperti gambar di bawah ini. Agar terkesan lebih real kita tambahkan gambar komputer sebagai pelengkap. Ini dia ...
Mengenal Fungsi Extrude pada CorelDraw, www.tutoriallengkapcoreldraw.blogspot.com

*) Pada motif kayu dengan warna yang lebih tua, lakukan teknik yang sama. Itu hanya motif fill saja yang berbeda

Mudah bukan ?! Kalau saya bisa, Sobat juga pasti bisa ! TETAP SEMANGAT UNTUK BELAJAR, terutama CorelDraw. Kalau ada yang kurang jelas, silahkan beri komentar pada kotak yang sudah disediakan. 

Mengenal Interactive Transparency pada Toolbox CorelDraw


Banyak orang bilang bahwa CorelDraw adalah program yang sangat sulit untuk dipelajari, padahal menurut saya persepsi itu adalah salah besar. Yang menjadi letak permasalahan sulit dipelajari adalah kesungguhan kita dalam mempelajarinya, coba saja kalau kita mau bersungguh-sungguh dalam mempelajarinya Insya Allah bukan hanya CorelDraw saja, tapi program yang lain pun akan terkesan mudah untuk dipelajari.

Disini akan saya beri tips buat Sobat "Bagaimana cara mudah untuk mempelajari sesuatu entah itu program atau pun yang lainnya ?" Jawabannya sangat simpel sekali, suka. Ya itu betul, hanya suka dan jawaban itu adalah hasil pengalaman saya pribadi. Coba saja Sobat bayangkan jika kita suka terhadap sesuatu maka tidak akan ada kata bosan, nah ... atas dasar itulah coba Sobat terapkan pada pelajaran atau program. Insya Alloh jika kita tanamkan rasa "suka" itu dalam hati, maka akan jauh lebih mudah dibandingkan dengan tidak menanamkannya, apalagi tidak pernah mencobanya sama sekali.Ngomong-ngomong kenapa jadi kesana-kemari ya pembicaraannya :)

Kita kembali ke materi, Interactive Transparency Tool ini mempunyai dua fungsi; yang pertama untuk menghilangkan pembatas antara objek yang satu dengan objek yang lain. Adapun fungsi yang kedua adalah untuk memberikan efek remang pada objek yang kita pilih secara menyeluruh.

Langkah pertama yang perlu dilakukan untuk menghilangkan pembatas antar objek adalah tentukan 2 objek yang akan kita gabungkan, sebagai contoh kali ini saya akan menyatukan kedua objek sebagaimana tampak pada gambar berikut ini :



Langkah ketiga ; aktifkan objek yang akan diberi efek transparan, kemudian klik Tool Transparency dilanjutkan dengan melakukan drag (klik kemudian geser ke sudut paling kanan objek pertama) sebagaimana contoh pada gambar di bawah ini.

 Adapun cara untuk memberikan efek remang secara menyeluruh sama halnya dengan apa yang telah diuraikan di atas, hanya saja pada saat kita mengaktifkan Tool Transparency titik awal dimulai dari luar objek, klik kemudian drag sebagaimana contoh pada gambar di bawah ini :
Fungsi Interactive Transparency, www.tutoriallengkapcoreldraw.blogspot.com
 Dan berikut ini adalah contoh lain dari penggunaan Effect Transparency Tool.

Mengenal Transparency pada Toolbox CorelDraw, www.tutoriallengkapcoreldraw.blogspot.com
Selamat mencoba, semoga bermanfaat ...

Mengenal Eyedropper pada Toolbox CorelDraw



Dalam dunia desain grafis, akan ada banyak rasa yang di alami dalam mendesain sesuatu. Dan itu betul Sob, dari mulai senang, sedih, bingung,  pokoknya campur aduh dah ! Tentunya jadi penasaran kan ? Kenapa bisa sampai kayak  begitu  ?! Dan ungkapan ini sengaja saya paparkan hanya untuk sekedar sharing buat Sobat semua. Kenapa kok bisa senang ? Jawabannya karena pernah beberapa kali (bahkan sampai saat ini), hanya dalam kurun waktu kurang lebih 3 jam pengerjaannya, pendapatan mencapai 250.000,- bahkan pernah dalam 1 hari income tembus sampai angka 1 juta rupiah, Alhamdulillah...

Lantas kenapa bisa sedih ? Hal itu terjadi karena kesibukan, sehingga waktu banyak terbuang dengan pekerjaan ketimbang dengan keluarga. Pastinya juga Sobat bertanya lagi, kenapa harus bingung ? Nah, pada postingan kali ini kita akan membahasnya bersama. Pernah suatu saat saya merasa bingung untuk membuat warna yang sama pada suatu objek, karena konsumen saya waktu itu membawa desain hasil karya orang lain terus giliran saya yang merevisi ?! Awalnya memang bingung, tapi Alhamdulillah sudah terarasi. Dan mungkin hal itu bisa saja terjadi pada Sobat semua nanti di lain hari, untuk menghindari hal itu, berikut ini saya beri solusinya.

Pada postingan kali ini kita akan bermain dengan salahsatu Toolbox Eyedropper sebagai jawabannya. Dan untuk contoh kali ini saya membuat 2 objek kotak dengan warna yang berbeda, sebagaimana tampak pada gambar di bawah ini :

Mengenal Eyedropper pada Toolbox CorelDraw, www.tutoriallengkapcoreldraw.blogspot.com

Langkah pertama yang perlu dilakukan adalah aktifkan dulu fungsi Eyedropper, kemudian klik Objek ke 1, setelah itu aktifkan fungsi Painbucket (letaknya di bawah Eyedropper, sebagaimana tampak pada gambar di atas), kemudian klik pada objek ke 2. Maka perubahan yang akan terjadi akan seperti gambar di bawah ini.

Mengenal Eyedropper pada Toolbox CorelDraw, www.tutoriallengkapcoreldraw.blogspot.com


Tanpa bermaksud merendahkan Sobat semua, kalau ada pertanyaan silahkan tinggalkan komentar pada kotak yang sudah disediakan, Insya Alloh kalau ada waktu akan kita pecahkan bersama. Selamat mencoba, mudah-mudahan bermanfaat ... :)

Salam hangat dari saya dan keluarga ...

Mengenal Outline Pen pada CorelDraw

Mengenal Outline Pen pada CorelDraw, www.tutoriallengkapcoreldraw.blogspot.com

Fungsi Outline Pen Dialog adalah untuk menentukan ketebalan garis, warna garis, motif garis pada gambar atau teks yang kita buat.

Pada gambar di atas disebutkan :
None = Berarti tanpa menggunakan outline
Hairline = Memberikan effect outline setebal helai rambut.
1/2 pt = Ketebalan outline sebesar 1/2 pt (point) = 0,176 mm.
1 pt = Ketebalan outline sebesar 1 pt (point) = 0.353 mm
2 pt = Ketebalan outline sebesar 2 pt (point) = 0.706 mm
8 pt = Ketebalan outline sebesar 8 pt (point) = 2.822 mm
16 pt = Ketebalan outline sebesar 16 pt (point) = 5.644 mm
24 pt = Ketebalan outline sebesar 24 pt (point) = 8.467 mm

Sedangkan untuk menentukan ketebalan garis outline secara manual dapat dilakukan dengan cara :
  • Rubahlah satuan ukuran dari Inches menjadi milimeters.
  • Buatlah objek atau teks dengan warna fill & outline yang berbeda. sebagai contoh disini saya coba membuat kotak dengan cara klik Rectangle Tool pada Toolbox atau dengan menekan tombol F6 pada keyboard dengan ukuran bebas. perhatikan gambar di bawah ini :

Mengenal Outline Pen pada CorelDraw, www.tutoriallengkapcoreldraw.blogspot.com
  • Untuk memberi warna fill pada objek, "klik kiri" pada warna kuning dan untuk memberi warna outline objek "klik kanan" pada warna merah.
  • Cara merubah ketebalan garis dapat dilakukan secara manual pada lingkar merah sebagaimana tampak pada gambar di atas lalu tekan ENTER. 
  • Jika Sobat ingin merubah motif outline dari garis lurus menjadi putus-putus atau titik-titik, tekan tombol F12 yang terletak pada Keyboard, disana akan terdapat "style" kemudian pilihlah motif garis yang diinginkan, sebagai contoh disini saya menggunakan garis motif putus-putus dengan ketebalan garis 1 mm kemudian klik OK. . Maka hasil akhir dari perubahan yang kita buat akan seperti gambar di bawah ini :
Mengenal Outline Pen pada CorelDraw, www.tutoriallengkapcoreldraw.blogspot.com
  • Kita kembali ke menu Outline Pen, pada bagian "Behind Fill" jika kita beri tanda centang (checklist) pada kotak tersebut, maka penyimpanan outline akan disimpan di belakang objek yang kita buat.  Sehingga ketebalan yang tadinya kita isi angka 1 mm akan menjadi 0,5 mm.
  • Sedangkan pada bagian "Scale with Image" jika diberi tanda centang pada kotak tersebut, maka setiap kali kita rubah ukuran objek atau teks (baik diperbesar atau diperkecil) ukuran outline akan otomatis rubah mengikuti ukuran objek atau teks yang kita buat, tentunya dengan ukuran proporsional. Jadi kita tidak perlu repot lagi merubah ketebalan angka outline tersebut.
Selamat mencoba, semoga bermanfaat ...